Skip to main content

OnePlus Tawarkan Uang Pengganti "Kabel Berbahaya"


OnePlus menawarkan pengembalian uang (refund) bagi pembeli kabel USB Type-C dari situs resminya. Penawaran ini merupakan respons dari vendor asal China tersebut atas kritikan keras dari teknisi Google.

Teknisi Google Benson Leung beberapa waktu lalu mencibir kabel USB-C yang dijual oleh OnePlus. Menurut Leung, kabel buatan OnePlus dapat membahayakan charger dan hub USB pada PC.

Satu pekan setelah mendapat kritikan, OnePlus akhirnya angkat suara. Lewat forum resminya, Co-founder OnePlus Carl Pei mengakui bahwa kabel tersebut mungkin saja tidak cocok dengan perangkat dari pihak ketiga, seperti Chromebook Pixel, Nexus 6P, dan Nexus 5X.

Menurut Carl, sebagaimana dirangkum dari The Verge, Jumat (27/11/2015), masalah tersebut disebabkan oleh resistor yang ada di kabel. OnePlus lebih memilih menggunakan resistor 10k ohm, ketimbang 56k ohm yang seharusnya menjadi standar dari USB Type C.

"Masalahnya, kabel dan adapter (biasa) didesain untuk daya maksimum sebesar 2 amper, tetapi resistor akan mengizinkan perangkat dengan fitur fast-charging untuk mengambil daya yang lebih besar dari seharusnya," tulis Carl.

"Ini akan menyebabkan kerusakan ke sumber daya (charger pihak ketiga, port USB, dan lain-lain), jika perangkat dan sumber daya tidak memiliki mekanisme internal mandiri untuk mengatur jumlah daya," lanjut Carl.

Meskipun begitu, kabel USB Type-C milik OnePlus diklaim aman untuk perangkat buatannya sendiri. Oleh karena itu, refund yang ditawarkan hanya berlaku, jika konsumen membelinya secara terpisah.

"Jika Anda mengisi daya atau memindahkan data ke atau dari One Plus 2, seharusnya perangkat tersebut tidak mengalami masalah dengan perangkat tersebut," kata Carl. Sekadar informasi, OnePlus 2 memang telah menggunakan USB Type-C.

Refund itu sendiri berlaku mulai hari ini, Jumat (27/11/2015) hingga 31 Desember 2015 mendatang. Lewat dari tanggal tersebut, refund sudah tidak berlaku lagi.

Para pemilik OnePlus 2 yang ingin melakukan refund bisa mengunjungi tautan berikut. Para pengguna gadget Tanah Air agaknya tak perlu khawatir karena OnePlus 2 tidak dipasarkan di Indonesia.

"Sementara itu, tim kami telah mulai mengembangkan kabel Type-C dan adapter dengan resistor 56k ohm," pungkas Carl.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)