Skip to main content

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah.

via: animalmozo.com

Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat!


The goblin shark | via: animalmozo.com
The Goblin Shark. Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam.

The panda ant| via: animalmozo.com
The Panda Ant. Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Lebah jenis unik ini bisa kamu temukan di Chile!

The lowland streaked tenrec| via: animalmozo.com
The Lowland Streaked Tenrec. Binatang yang sedang memakan cacing ini ditemukan di Madagacar, Afrika. Hewan kecil ini termasuk jenis pengerat yang melakukan komunikasi dengan membuat suara-suara seperti ular atau serangga.

The glaucus atlanticus| via: animalmozo.com
The Glaucus Atlanticus. Makhluk ini juga dikenal sebagai naga biru di laut. Mungkin naga terlalu berlebihan jika kita lihat ukuran yang dimiliki si mungil ini. Glaucus Atlanticus hidup di air yang hangat dan biasa ditemukan mengambang karena ia memiliki gas yang tersembunyi di perutnya.

The mantis shrimp| via: animalmozo.com
The Mantis Shrimp. Mungkin bentuknya mirip kepiting yang digambar gambar abstrak. Namun, makhluk ini merupakan predator di lautan tropis dan sub-tropis. Biasanya ia memburu udang dan lihai dalam persembunyian. Maka dari itu, makhluk ini sangat jarang terlihat.

The Indian purple frog| via: animalmozo.com
The Indian Purple Frog. Sangat mengejutkan bahwa spesies ini lebih besar dan berlendir dari katak pada umumnya. Makhluk ini hanya berada di permukaan 2 minggu dalam satu tahun. Selain itu, mereka menghabiskan waktunya di air untuk kawin dan makan.

The okapi| via: animalmozo.com
The Okapi. Hm, kamu mungkin akan menebak makhluk ini adalah hasil hybrid dari keledai dan zebra, atau gabungan dari kuda dan zebra. Kamu pastinya salah total. Okapi adalah Okapi tanpa ada gabungan gen dari binatang lain. Kamu bisa menemukan hewan ini di Republik Kongo, Afrika Tengah. Walaupun terlihat aneh, mamalia ini memiliki spesies yang dekat dengan jerapah.

Comments

Popular posts from this blog

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)