Skip to main content

Bukan Listrik, Prosesor Ini Memakai Cahaya


Sebuah penelitian dalam bidang prosesor menjanjikan masa depan yang lebih cerah. Mereka memanfaatkan cahaya untuk komunikasi dan transfer informasi pada prosesor.

Hal itu dilakukan peneliti dari University of Colorado Boulder, University of California Berkley, dan MIT.

Mereka mengembangkan chipset untuk menyebarkan data menggunakan cahaya. Selama ini, hal itu dilakukan dengan memanfaatkan listrik.

Sebagaimana dilaporkan DigitalTrends, Minggu (27/2/2015), ada 850 komponen optik input dan output terbenam pada chip tersebut.

Lalu, apa pengaruhnya kalau yang digunakan adalah cahaya?

Peneliti mengklaim, prosesor berkekuatan cahaya bisa 10 hingga 50 kali lebih cepat menghantarkan sinyal ketimbang prosesor konvensional.

Lebih spesifik, kecepatannya mencapai 300 Gbps per milimeter persegi.

Listrik selama ini jadi salah satu batasan untuk meningkatkan kecepatan dan kapasitas transfer data prosesor.

"Prosesor cahaya memungkinkan kami merancang sistem elektronik-fotonik kompleks untuk komunikasi yang lebih mumpuni pada sistem komputasi," kata perwakilan peneliti.

Selain soal kecepatan dan performa, penggunaan cahaya juga diklaim bisa menghemat listrik.

Sebanyak 30 persen listrik yang dikonsumsi data center konon digunakan untuk transfer data, informasi, dan komunikasi antara prosesor, memori, dan kartu jaringan.

Sepintas, tak ada perbedaan antara prosesor cahaya dan prosesor elektrik dari sisi bentuk. Ada dua inti berukuran 3 mm x 6 mm terintegrasi pada sebuah sirkuit.

Belum jelas kapan prosesor ini bisa digunakan vendor secara massal. Saat ini sudah ada dua startup yang muncul dari inovasi tersebut. Salah satunya bernama "Ayar Labs", di bawah naungan MIT.

Comments

Popular posts from this blog

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Inilah 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Majalah Forbes 2015

Inilah 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Majalah Forbes 2015,siapa saja mereka? Budi Hartono menjadi orang terkaya urutan pertama di Indonesia dan ke-142 di dunia, Jumlah kekayaannya mencapai 112,5 triliun rupiah, Pemegang saham terbesar Bank BCA dan Pemilik dari PT Djarum tak salah menjadi orang terkaya di Indonesia (penulispro.com) Michael Hartono adalah kakak kandung dari Budi Hartono, Ia berada dibawah satu level dari kekayaan adiknya. Michael mempunyai kekayaan sebesar 108,75 triliun rupiah. Kekayaannya sama - sama berasal dari BCA dan Djarum. (www.selasar.com) Susilo Wonowidjojo adalah pendiri perusahaan besar di Indonesia yang bernama Gudang Garam. Salah satu tokoh pebisnis terkenal ini menempati urutan kedua orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan senilai USD 5,5 miliar/Rp 74 triliun. (forbes.com) Anthony Salim atau yang biasa dikenal dengan nama Liem Hong Sien adalah CEO Group Salim. Ia mendapat peringkat ketiga orang terkaya di Indonesia ...

Begini Cara Cepat Memeriksa Konsumsi Baterai Android

Menggunakan ponsel bersistem operasi Android Marshmallow atau Lollipop dan sering mengecek kondisi baterai? Tips sederhana di bawah ini akan membantu kamu melakukan hal tersebut dengan lebih cepat. Pengguna Android bisa mengecek detil konsumsi dan berapa lama ponselnya bisa menyala melalui menu pengaturan. Tapi caranya agak rumit, yaitu mesti mencari dulu menu baterai yang diletakkan di sana. Sebenarnya ada jalan pintas yang lebih singkat dan bukan rahasia. Setidaknya, pengguna yang suka mengulik perangkat genggamnya kemungkinan sudah pernah mengetahui cara ini. Dilansir dari PhoneArena, Senin (21/12/2015), pengguna cukup membuka panel Quick Setting dengan cara mengusap layar ke arah bawah. Selanjutnya, perhatikan ikon baterai di sudut kanan atas. Sentuh saja ikon tersebut, maka otomatis akan membuka detil pemakaian serta daya yang tersisa dalam baterai ponselmu. Kendati bukan cara rahasia, perlu diketahui bahwa jalan pintas ini cuma bisa dicoba di ponsel yang menggunakan ...