Skip to main content

Xiaomi Rilis Redmi 2 Prime Versi Jumbo


xiaomi kembali menunjukkan keseriusannya bermain di pasar menengah. Perusahaan asal China ini baru saja merilis smartphone menengah terbarunya bernama Redmi Note Prime di India.

Secara garis besar, Redmi Note Prime memiliki banyak kesamaan dengan Redmi 2 Prime, smartphone yang juga hadir secara perdana dan diproduksi di India.

Hanya saja, kedua perangkat ini hadir dengan bentang layar dan spesifikasi yang sedikit berbeda.

Seperti dirangkum dari Phone Arena, Selasa (15/12/2015), dibandingkan dengan Redmi 2 Prime, xiaomi Note Prime hadir dengan ukuran layar yang lebih besar.

Perangkat baru ini memiliki layar IPS berukuran 5,5 inci dengan dukungan resolusi 1.280 x 720. Tingkat kerapatannya mencapai 267 piksel per inci.

Sedangkan, Redmi 2 Prime dilengkapi layar 4,7 inci beresolusi 1.280 x 720 dengan tingkat kerapatan 312 piksel per inci.

Dari segi hardware, kedua perangkat tersebut sama-sama dipersenjatai System on chip (SoC) Snapdragon 410 buatan Qualcomm dengan CPU 1,2 GHz quad-core, GPU Adreno 304, yang dikombinasikan dengan RAM 2 GB.

Dari segi media penyimpanan, ia berkapasitas 16 GB dan bisa ditingkatkan dengan menggunakan kartu memori 32 GB.

Yang menjadi pembeda lainnya, Redmi Note 2 Prime hadir dengan kamera yang lebih baik, yani 13 megapiksel di bagian belakang dan 5 megapiksel di bagian depan.

Resolusi tersebut meningkat dari kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 2 megapiksel yang ada di Redmi 2 Prime.

Dengan meningkatnya ukuran perangkat, xiaomi secara otomatis bisa menaruh baterai yang lebih besar. Produk yang satu ini dilengkapi dengan baterai 3.100 mAh ketimbang 2.200 mAh yang ada di Redmi 2 Prime.

Menariknya, meski hadir lebih besar dan spesifikasi sedikit lebih tinggi, perbedaan harga di antara keduanya sangatlah tipis. Redmi Note Prime dijual dengan harga 125 dollar AS (Rp 1,8 juta), lebih tinggi 16 dollar AS (Rp 225.000) dari saudaranya itu.

Comments

Popular posts from this blog

Dilarang Beroperasi Kemenhub, Ini Tanggapan GrabTaxi

Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara tegas melarang pengoperasian ojek online atau layanan kendaraan online sejenis lainnya. Larangan tersebut, berdasarkan informasi yang dihimpun, karena ojek online tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dan peraturan perundang-undangan turunannya, yang merupakan dasar hukum penyelenggaraan angkutan orang dan angkutan barang. Terkait pelarangan ini, GrabTaxi Holdings, salah satu pemain di layanan ini, angkat bicara. "Aplikasi layanan transportasi online merupakan industri dan model bisnis baru yang tengah berkembang. Kami percaya bahwa penting bagi perusahaan penyedia apikasi layanan transportasi online untuk berkolaborasi bersama dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait untuk bersama mengatasi tuntutan akan layanan transportasi yang semakin bertumbuh, dan mendukung transformasi sistem transportasi di...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Inilah 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Majalah Forbes 2015

Inilah 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Majalah Forbes 2015,siapa saja mereka? Budi Hartono menjadi orang terkaya urutan pertama di Indonesia dan ke-142 di dunia, Jumlah kekayaannya mencapai 112,5 triliun rupiah, Pemegang saham terbesar Bank BCA dan Pemilik dari PT Djarum tak salah menjadi orang terkaya di Indonesia (penulispro.com) Michael Hartono adalah kakak kandung dari Budi Hartono, Ia berada dibawah satu level dari kekayaan adiknya. Michael mempunyai kekayaan sebesar 108,75 triliun rupiah. Kekayaannya sama - sama berasal dari BCA dan Djarum. (www.selasar.com) Susilo Wonowidjojo adalah pendiri perusahaan besar di Indonesia yang bernama Gudang Garam. Salah satu tokoh pebisnis terkenal ini menempati urutan kedua orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan senilai USD 5,5 miliar/Rp 74 triliun. (forbes.com) Anthony Salim atau yang biasa dikenal dengan nama Liem Hong Sien adalah CEO Group Salim. Ia mendapat peringkat ketiga orang terkaya di Indonesia ...