Skip to main content

Pakai Belerang, Baterai Ponsel Sony Lebih Awet


Sony dulunya adalah perusahaan pembuat baterai yang sukses, bahkan juga menjadi salah satu perusahaan yang menjual baterai Lithium-ion untuk pertama kalinya pada 1991.

Walau beberapa belakangan ini bisnisnya menurun, namun Sony dalam beberapa tahun ke depan ingin kembali merajai pasar dengan memperkenalkan teknologi baterai baru.

Seperti dikutip dari laporan G for Games, Senin (21/12/2015), Sony sedang membuat baterai kapasitas tinggi dengan bahan belerang, alih-alih lithium.

Selain itu, baterai berbahan belerang Sony diharapkan bisa dibuat 30 persen lebih kecil dari baterai lithium yang beredar saat ini dengan kapasitas yang sama.

Dengan demikian, secara teknis produsen smartphone bisa membuat gadget yang lebih kecil atau tipis jika memakai baterai ini.

Menurut laporan tersebut, baterai berbahan belerang buatan Sony didesain untuk bisa menyimpan energi 40 persen lebih banyak.

Sebagai gambaran, jika baterai iPhone 6s ditenagai oleh baterai belerang buatan Sony tadi, daya tahannya diperkirakan bisa mencapai 14 jam browsing internet.

Masalah saat ini adalah, baterai dengan bahan belerang elektrodanya akan larut dalam elektrolit setiap kali diisi ulang, sehingga makin lama bisa mengurangi kapasitas baterai maksimumnya.

Sony menemukan cara untuk mengatasi hal tersebut dengan membuat formula baru elektrolitnya. Kini Sony sedang memverifikasi keamanan produknya sembari menyiapkan jalur produksinya.

Diperkirakan, Sony mulai memproduksi massal baterai berbahan belerang ini mulai 2020 nanti.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)