Skip to main content

Fotografi Mainan Seno Haryo, dari Star Wars sampai "Pre-Wedding"


Berawal dari hobi mengoleksi action figure, Seno Haryo mampu menelurkan karya fotografi mainan (toy photography) yang sudah diakui keapikannya.

Lulusan Teknik Industri Universitas Trisakti tersebut berhasil menyabet rekor MURI sebagai pemerkasa pameran toy photography pertama di Indonesia pada 2011 silam.

Hingga kini ia pun kerap menggelar pameran tematik berskala nasional dan internasional. Beberapa tema diangkat dari film-film kesukaannya.

Salah satunya "Star Wars". Karya legendaris George Lucas itu diakui Seno sebagai motivasi awal mengoleksi action figure sejak pertengahan 1980-an.

"Waktu itu, saya masih duduk di bangku SD," ujar Seno pada beberapa saat lalu, mengenang awal perjumpaannya dengan tokoh-tokoh di film perang bintang.

Anakin dan Obi-Wan
Kurang lebih satu dekade mengoleksi action figure, baru pada 2011 Seno mulai menggeluti toy photography.

Ide itu muncul setelah Seno membeli dua action figure karakter "Star Wars" berskala 1:6, yakni Anakin Skywalker dan Obi-Wan Kenobi, pada sebuah pameran mainan di Jakarta.

Kala itu, ia melihat dua action figure barunya berbeda dari yang selama ini ia kumpulkan. Menurut dia, dua action figure itu tampak sangat detil dan nyata.

"Muka, outfit, dan aksesori menyerupai aktor aslinya. Selain itu, yang terpenting memiliki artikulasi mendetil. Sehingga bisa berpose macam-macam layaknya manusia," ia menjelaskan.

Ia pun tertarik menghidupkan mainannya menjadi objek yang lebih nyata lewat karya foto. Tak dinyana, karya-karya foto mainannya diminati banyak orang. Dari situ, ide-ide lain membanjiri kepala Seno.

Jadi ide "pre-wed"
November 2015 lalu, Seno hendak menikahi wanita pujaannya, Yuke. Seperti pasangan lainnya, Seno dan Yuke ingin mengabadikan foto-foto pre-wedding yang berkesan.

Kreativitas Seno kembali mencuat. Menggandeng beberapa perusahaan mainan (Hot Toys, Sideshow Colectibles, 3R) dan seniman mainan lainnya, Seno membuat rangkaian foto pre-wedding dengan mekanisme toy photography.

Ia dan Yuke dibuat dalam versi action figure bersama dengan karakter-karakter film kesukaan mereka. Tak ingin setengah-setengah, tim yang Seno ajak berkolaborasi pun tak sedikit.

"Tiap orang (seniman mainan) punya spesialisasi sendiri-sendiri. Dari kepala, wardrobe, aksesori, diorama, dan detil lainnya, dibuat oleh orang yang berbeda," kata dia.

Apa saja yang dibutuhkan untuk menghasilkan karya foto mainan?

Sama halnya dengan fotografi manusia atau objek lainnya, karya foto mainan pun perlu tahapan yang matang menurut Seno.

Dari mulai persiapan alat dan mainan, proses pengambilan gambar, serta pengolahan hasil jepret. Untuk itu, dibutuhkan tim yang profesional dan solid.

"Saya punya teman-teman yang mendukung produksi," akunya.

Ia lalu menjabarkan peran apa saja yang wajib ada untuk menghasilkan karya foto mainan berstandar tinggi. Pertama, ada painter untuk mengecat wajah action figure agar tampak nyata.

Kekuatan wajah itu kemudian didukung oleh tim wardrobe yang membuat baju untuk action figure. Tak cukup didukung busana, diperlukan pula diorama maker untuk menghidupkan suasana.

"Dia (diorama maker) yang membuat panggung atau scene untuk foto dan props," ia menjelaskan.

Sementara itu, Seno berperan ganda sebagai fotografer, tata cahaya, dan editor foto. Untuk pengeditan gambar, Seno menggunakan Adobe Photoshop.

Berikut beberapa foto di balik pengerjaan karya toy photography ala Seno.









Comments

Popular posts from this blog

Diskon Palsu Merusak Kepercayaan pada E-commerce

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) mestinya jadi ajang penjual online mempromosikan diri ke konsumennya. Sayangnya, ada saja oknum yang malah memanfaatkannya untuk memberi diskon palsu. Soal diskon palsu ini terlihat di sejumlah situs e-commerce, antara lain Lazada, Mataharimall, serta Bukalapak. Disebut palsu karena harga yang didiskon ternyata malah sama dengan harga normal, bahkan bisa lebih mahal. Bila ditelisik lebih teliti, memang di masing-masing situs itu masih banyak diskon lain yang wajar serta menguntungkan pembeli. Namun diskon palsu di situs belanja online, dikatakan oleh Chairman Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) Daniel Tumiwa, berdampak negatif pada sentimen terhadap usaha e-commerce secara umum. Pasalnya selama ini e-commerce tumbuh di atas kepercayaan konsumen terhadap penjual online. Diskon palsu justru berpotensi membuat pelanggan kembali jadi ragu. "(Diskon palsu) efeknya besar, yaitu kepercayaan jadi menurun. Padahal semua sama-sama lagi be...

Candice Swanepoel Telanjang Dada Promosikan Denim Terbaru

Candice Swanepoel, model Victoria Secret ini tampil bertelanjang dada untuk mempromosikan koleksi denim terbaru untuk brand Mother. Wanita berambut pirang itu mengenakan celana panjang jeans berwarna putih. Wanita berambut pirang ini tampil dengan foto telanjang dada, ia tengkurap dan bersandar pada tangannya. Seperti dilaporkan Mirror, Rabu (28/1/2015) Candice mengangkat kakinya sedang rambutnya diikat ke atas. Make-up wanita itu tampak tipis namun sensual. Dadanya itu tampak sedikit mengintip, namun posisi tangan Candice  menyelamatkan penampakan dadanya. Fotonya ini mendapat banyak perhatian di dunia maya. Wanita 26 tahun tersebut memang sering tampil seksi dalam pagelaran busana pakaian dalam Victoria Secret atau model majalah fesyen Vogue.  Wajah ayu Candice belum lama ini juga dibuat mirip dengan Marilyn Monroe, ikon bomb sex yang meledak sekitar era 50 sampai 60an. Penampilannya meniru Marilyn dinilai paling mirip dari banyak model dan s...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...