Skip to main content

Diskon Palsu Merusak Kepercayaan pada E-commerce


Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) mestinya jadi ajang penjual online mempromosikan diri ke konsumennya. Sayangnya, ada saja oknum yang malah memanfaatkannya untuk memberi diskon palsu.

Soal diskon palsu ini terlihat di sejumlah situs e-commerce, antara lain Lazada, Mataharimall, serta Bukalapak. Disebut palsu karena harga yang didiskon ternyata malah sama dengan harga normal, bahkan bisa lebih mahal.

Bila ditelisik lebih teliti, memang di masing-masing situs itu masih banyak diskon lain yang wajar serta menguntungkan pembeli. Namun diskon palsu di situs belanja online, dikatakan oleh Chairman Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) Daniel Tumiwa, berdampak negatif pada sentimen terhadap usaha e-commerce secara umum.

Pasalnya selama ini e-commerce tumbuh di atas kepercayaan konsumen terhadap penjual online. Diskon palsu justru berpotensi membuat pelanggan kembali jadi ragu.

"(Diskon palsu) efeknya besar, yaitu kepercayaan jadi menurun. Padahal semua sama-sama lagi belajar (baik penjual maupun pembeli)," ujar Daniel dalam pesan singkatnya kepada Nextren, Sabtu (12/12/2015).

"Beda situs beda harga, sah saja. Tapi kalau harga dinaikkan ke angka tidak wajar baru didiskon, itu merendahkan intelektualitas konsumen," tegasnya.

Sebelumnya, pengguna layanan e-commerce menemukan adanya diskon palsu dengan harga yang tak wajar dalam masa promosi Harbolnas sejumlahsitus belanja online, dari tanggal 10 hingga 12 Desember 2015.

Di Lazada misalnya, ditemukan popok bayi dengan harga asal Rp 130 juta lalu didiskon 100 persen menjadi Rp 93 ribuan.

Mengingat kejadian ini, sebaiknya konsumen lebih teliti sebelum membeli suatu barang secara online. Pastikan sudah mengecek harga pasar dan memiliki informasi pembanding atau informasi resmi pemilik produk, ketika ingin mencari diskon.

Buat kode etik

Daniel turut menyebutkan bahwa idEA bakal membuat kode etik beriklan dan perilaku e-commerce. Hal tersebut diharapkan bisa mencegah terulangnya masalah diskon palsu.

"IdEA harus hati-hati karena ranah strategi pemasaran dan penjualan itu tidak disentuh oleh asosiasi. Tapi akibat dari kegiatannya (e-commerce) perlu kami ikuti dan perkenalkan standar," kata Daniel.

"Kami akan membuat kode etika beriklan dan berperilaku," tegasnya lagi.

Terkait kejadian diskon palsu di Harbolnas 2015, Daniel menambahkan, asosiasi sudah meminta anggotanya untuk menyampaikan klarifikasi langsung ke pengguna dan media.

Selain itu, dia berjanji akan terus memantau penanganan masing-masing anggota. Pasalnya, kejadian tersebut bisa membentuk sentimen negatif dalam diri pelanggan e-commerce.

Sedangkan di sisi lain, saat ini banyak industri tersebut sedang didorong untuk tumbuh.

Sekadar diketahui, tak seluruh anggota IdEA turut serta dalam ajang Harbolnas. Anggota yang turut serta dalam ajang tersebut antara lain adalah Bukalapak, Mataharimall, dan Lazada.

Comments

Popular posts from this blog

Test Embed

Welcome to the Get Started with After Effects tutorials, designed to teach you the basic tools and techniques of working in Adobe After Effects CC. This tutorial introduces you to the process of launching the application, importing, and organizing assets in the Project panel. Open and save projects Open, create, and save new projects. What you learned: Open or create projects The Start screen contains a list of previously opened projects. Click the New Project button on the Start screen to create a new project, or the Open Project button to open a project file. Tour the interface Get to know the interface. What you learned: The interface Active panels are highlighted in blue. When you click any panel you make it active and are able to access its options. Menu bar (at the very top) shows the File, Edit, Composition, and other menus that give you access to a variety of commands, adjustments, and panels. Tools panel (under the menu bar, upper left) contains tools for ad...

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...