Skip to main content

Path Segera Tinggalkan Windows Phone


Jika Anda pengguna aktif Path via perangkat berbasis sistem operasi Windows Phone, bersiaplah untuk menghitung hari.

Pasalnya, salah satu jejaring sosial terpopuler di Indonesia tersebut akan segera ditutup pada 31 Desember 2015, baik di smartphone maupun tablet dengan sistem operasi besutan Microsoft itu.

Seperti yang dilaporkan Neowin, Rabu (16/12/2015), jejaring sosial yang telah diakuisisi Daum Kakao ini membuat pengumuman resmi via e-mail pemberitahuan ke para pengguna Windows Phone.

Di dalam e-mail pemberitahuannya, mereka memutuskan untuk menghentikan Path di OS Windows Phone. Alasannya, mereka lebih memilih untuk fokus mengembangkan aplikasi di kedua sistem operasi yang dinilai lebih populer, yaitu iOS dan Android.

"Terima kasih banyak atas dukungan yang berkelanjutan terhadap Path di Windows Phone. Sayangnya, kami akan mulai menghentikan update terbaru untuk Path versi Windows Phone terhitung 31 Desember 2015."

Dijelaskan lebih lanjut, keputusan sulit tersebut didorong oleh keinginan mereka untuk bisa memberikan pengalaman terbaik ke pengguna perangkat iOS dan Android.

Meski begitu, Path sebetulnya masih bisa digunakan di Windows Phone. Hanya saja, 'ditutup' berarti tidak bisa di-update lagi dan tak lagi tersedia di Windows Phone Store. Yang artinya, tidak akan ada lagi pembaruan berkala untuk Path versi Windows Phone.

Mereka juga mengimbau kepada pengguna Windows Phone untuk mengunduh aplikasinya sesegera mungkin sebelum nantinya akan dihapus dari Windows Phone Store.

Banyak yang menyayangkan keputusan Path untuk mangkir dari Windows Phone. Pasalnya, sepak terjang Path di Windows Phone masih terbilang seumur jagung dan baru hadir sejak 2014.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)