Skip to main content

Nama Baru Untuk Google Life Sciences


Google membuat dan berasimilasi dengan Alphabet pada awal tahun ini. Banyak perubahan berlimpah bagi perusahaan yang sebelumnya dimiliki oleh “G besar”. Saat ini Google memiliki (salah satu) yang pertama sejak diluncurkan Alphabet. Adalah Google Life Sciences yang telah diubah namanya menjadi Verily. Seperti yang dilansir dari The Next Web (8/12/2015).

Google Life Sciences dimulai pada tahun 2012 dengan sebuah proyek untuk merancang sebuah lensa kontak untuk penderita diabetes. Contact Lens yang bisa memantau kadar glukosa dalam air mata. Penemuan ini telah didedikasikan untuk berbagai usaha penelitian lain, dari kanker untuk kesehatan mental. Walaupun sepertinya tidak ada yang berubah dengan nama baru, yaitu Verily.

Berikut ini adalah pernyataan perusahaan tentang perubahan nama Google Life Science menjadi Verily.

“Sebagai tim ilmu kehidupan dalam Google [x], kami mampu menggabungkan yang terbaik dari warisan teknologi kami dengan keahlian dari seluruh berbagai bidang. Sekarang, sebagai perusahaan independen, Verily difokuskan pada penggunakan teknologi untuk lebih memahami kesehatan, serta mencegah, mendeteksi, dan mengelola penyakit.”

Sebenarnya ini sedikit aneh membiasakan untuk tidak memiliki moniker Google di depan semua perusahaan Alphabet. Karena itu adalah cara mudah untuk memberitahu kepada semua perusahaan terkait. Namun, perubahan itu diharapkan akan berarti Verily dapat mengukir identitas sendiri dan mengambil upaya lebih berdampak. Tanpa khawatir tentang bagaimana hasilnya mempengaruhi Google.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)