Skip to main content

Mark Zuckerberg Bela Kaum Muslim di Facebook


CEO Facebook Mark Zuckerberg menyuarakan dukungannya untuk kaum Muslim di seluruh dunia. Dia berjanji bahwa kaum Muslim manapun tetap boleh menggunakan Facebook dan akan berjuang melindungi hak mereka.

"Saya ingin menyuarakan dukungan saya terhadap kaum muslim di komunitas kami dan seluruh dunia. Sebagai pemimpin Facebook, saya ingin Anda tahu bahwa kami selalu menerima Anda di sini dan akan memperjuangkan hak kalian," tulis suami Priscilla Chan itu dalam akun resminya.

"Setelah serangan di Paris dan kebencian yang muncul peka ini, saya hanya bisa membayangkan ketakutan yang dialami kaum Muslim. Sebagai seorang Yahudi, orang tua saya mengajari untuk berdiri menghadapi serangan di kelompok manapun," imbuhnya.

Seperti dikutip dari TechCrunch, Kamis (10/12/2015), Zuckerberg mengatakan hal itu sebagai jawaban terhadap pernyataan Donald Trump mengenai kaum Muslim.

Salah satu kandidat dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2016 itu diketahui sempat mengatakan bahwa kaum Muslim sebaiknya dilarang masuk ke Negeri Paman Sam.

Akibatnya, Trump dihujani kritik dari berbagai kalangan. Mulai dari sesama politikus, pemimpin negara lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan kini dari bos Facebook.

Zuckerberg sendiri terlihat begitu nyaman mendukung ide-ide kebebasan dan toleransi. Dalam pernyataan di akun Facebook itu, dia mengakui bahwa kebencian dari beberapa orang bisa membuat kita jadi mudah menyerah pada sinisme.

"Kita jangan sampai kehilangan harapan. Asalkan terus bersama dan mau melihat kebaikan orang lain, kita bisa membuat dunia ini jadi lebih baik bagi siapapun," pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)