Skip to main content

Lenovo dan Razer Bergabung Kembangkan PC Gaming

Lenovo dan Razer bergabung mengembangkan PC desktop khusus gaming. Seperti apa perangkat hasil buatan keduanya?

Lenovo terlihat semakin serius bermain di industri gaming. Vendor PC nomor satu di dunia ini telah memperkenalkan PC desktop khusus gaming yang dibuat bersama-sama dengan jagoan peripheral game Razer.

Purwarupa dari perangkat hasil kolaborasi keduanya pun sudah dipamerkan pada ajang DreamHack Winter 2015 di Swedia. Produk tersebut diperkenalkan dengan nama Razer Edition Lenovo Y Series.

Sayangnya, baik Lenovo dan Razer belum membeberkan secara resmi kemampuan dari perangkat barunya ini. Akan tetapi, tampaknya produk tersebut merupakan pengembangan PC desktop Y Series milik Lenovo. Perusahaan asal China itu sendiri saat ini telah memiliki dua seri PC desktop seri Y, yakni Y700 dan Y900.

Meski belum diketahui kemampuannya, tampilan desain dari perangkat versi Razer ini sudah mulai terlihat. Ada logo huruf "Y" di bagian depan casing perangkat ini, lengkap dengan warna hijau khas Razer.

Selain itu, casing ini juga dipercantik dengan lampu "Chroma" yang bisa diubah warnanya. Lampu tersebut terletak di bagian bawah casing perangkat ini.

Menambah "kosmetik" di PC desktop Y Series ini sendiri dikatakan sebagai awal dari hasil kerja sama di antara keduanya. Di masa yang akan datang, sebagaimana Nextren rangkum dari The Verge, Senin (30/11/2015), PC desktop karya keduanya akan dilengkapi dengan software yang dikembangkan oleh Razer.

Saat ini, Razer diketahui memiliki tim pengembang software yang telah merilis aplikasi seperti Razer Comms, Synapse, dan Cortex. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk mengatur setting terbaik untuk PC dalam menghadirkan pengalaman gaming yang paling optimal.

Seri final dari PC desktop Razer Edition ini dijanjikan untuk hadir pada ajang CES 2016 mendatang di Las Vegas, AS, awal Januari mendatang.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)