Skip to main content

Cara Menghapus "Sampah" Puluhan Gigabyte dari Instalasi Windows 10



Jangan berpuas hati dulu setelah selesai menginstal Windows 10 di komputermu. Sebab proses instalasi itu ternyata tak menghapus data-data Windows lama, sehingga terjadi penumpukan hingga puluhan gigabyte yang menyita space harddisk.

Total penumpukan data itu bisa mencapai 20GB. Kapasitas yang lumayan untuk menyimpan beberapa film berkualitas high definition (HD), bukan?

Sebenarnya data-data tersebut adalah sisa-sisa instalasi sistem operasimu yang sebelumnya, bisa Windows 7, 8 atau 8.1. Nah, semua data itu tetap disimpan sebagai cadangan supaya Windows 10 bisa dikembalikan (rollback) ke sistem operasi sebelumnya.

Jika kamu memang berniat melakukan rollback, kapasitas harddisk terpaksa direlakan berkurang 20 GB. Tapi seandainya kamu membutuhkan kapasitas tambahan dan yakin tak ingin kembali ke Windows terdahulu, data puluhan gigabyte ini bisa "dibersihkan" dengan mudah.

Cukup ikuti dua langkah sederhana ini.

1. Buka Disk Cleanup

Ada dua cara untuk membuka aplikasi ini. Pertama, kamu bisa masuk ke File Explorer, kemudian pilih Drive C, klik kanan lalu pilih Properties.

Selanjutnya dari kolom Properties bukalah halaman General dan perhatikan sudut kanan bawah. Di situ terdapat tombol bertuliskan Disk Cleanup.

Tekan tombol tersebut, maka komputer akan mulai mengecek sampah-sampah data yang ada di sana.

Selain itu, kamu juga bisa memakai cara lain. Ketik saja Disk Cleanup pada kolom pencarian aplikasi Cortana. Maka fitur yang dibutuhkan akan langsung muncul.

Setelah klik opsi Disk Cleanup, sistem akan mulai menghitung berapa besar data yang bisa dihapus. Proses penghitungan cuma sebentar saja, dan setelahnya kamu bisa melihat detil data-data yang boleh dihapus.

2. Bersihkan System Files

Selanjutnya pilih opsi Clean up system files agar sistem kembali mencari data-data yang dapat dihapus. Pada pencarian kedua ini, kamu bakal mendapatkan data instalasi Windows terdahulu yang mencapai 17 GB.

Kalau kamu memang ingin menghapusnya, langsung saja tekan OK. Data cadangan itu pun akan dihapus untuk selamanya dan harddisk bakal terasa lebih lega!

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)