Skip to main content

Cara "Mengendalikan" Smartphone Android dari Komputer


Banyak kemampuan yang disediakan Google dalam Google Now. Aplikasi Android ini bisa menjalankan bermacam perintah, seperti mencari nomor telepon, petunjuk arah, dan sebagainya.

Selain melalui perintah verbal (lisan atau tertulis) yang disampaikan langsung ke smartphone, kamu juga bisa "mengendalikan" alias berinteraksi dengan Google Now di smartphone melalui komputer desktop.

Seperti dikutip dari BGR, Rabu (5/8/2015), yang kamu butuhkan hanyalah sebuah smartphone Android dengan aplikasi Google Now yang terpasang di dalamnya, browser Google Chrome di komputer desktop sebagai mesin pencari default, serta akun Google yang dipakai di kedua perangkat (desktop dan smartphone).

Sebelumnya, kamu harus melakukan sign in baik di browser Chrome maupun di smartphone Android dengan akun Google yang sama.

Tombol sign in di browser Chrome berada di pojok kanan atas jendela browser. Sementara proses sign in di smartphone Android bisa dilakukan saat pertama kali ponsel dipakai, atau melalui fitur Account di menu Settings.

Setelah itu, baru kamu bisa memberikan berbagai perintah ke kolom pencarian di browser Chrome atau dalam mesin pencari Google yang meneruskan perintah ke Google Now di smartphone.

Kamu bisa mengetik perintah-perintah berikut ini di mesin pencari Google di komputer, untuk direspon oleh Google Now di smartphone:

"Find my phone" berguna untuk mencari lokasi smartphone kamu.

"Send directions to my phone" untuk melihat kemana saja ponsel kita bawa seharian. Google Now kemudian akan meneruskannya ke ponsel melalui Google Maps.

"Send a note to my phone" untuk mengirim catatan bagi diri sendiri yang akan muncul di halaman notifikasi smartphone.

Ketik "set an alarm" untuk memasang alarm di jam yang diinginkan di aplikasi jam default dalam smartphone.

Ketik "set a reminder" lalu beri tenda centang pada pilihan "Remind me on my devices,” atau “Remind me on Google Now," maka kamu akan diingatkan melalui Google Now di smartphone.

Asyik bukan? Informasi selengkapnya bisa dilihat di tautan berikut. Selamat mencoba!

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)