Skip to main content

Begini Cara Bikin Google Maps Tak Boros Baterai


Google Maps adalah salah satu aplikasi yang paling banyak menyerap baterai smartphone. Sebab software yang menyusun layanan tersebut terhitung berat.

Pun begitu, ada solusi yang bisa dilakukan untuk mereduksi borosnya pemakaian baterai Maps. Berikut beberapa tips yang dihimpun dari AndroidAuthority.

1. Nonaktifkan akses lokasi Google.

Fitur lokasi pada Android akan terhubung pada semua layanan yang mengakomodir informasi lokasi pengguna. Fitur tersebut merupakan kemampuan yang tertanam saat mengaktifkan Maps.

Untuk menghemat, sebaiknya setel pengaturan nonaktif untuk lokasi. Saat akan mencari alamat dengan Maps dari tempat Anda, barulah aktifkan lokasi untuk mempermudah.

2. Hapus data tersembunyi (cache) di Google Maps.

Cache pada aplikasi sebenarnya memudahkan pengguna. Dengan data yang tersimpan, pengguna tak harus menggulir ulang data yang dibutuhkan ketika membuka Maps.

Pun begitu, data tersembunyi ini akan meraup banyak daya ponsel. Karena, walau aplikasi sedang tak dibuka, ponsel akan tetap menjalankan data aplikasi tersembunyi tersebut dengan mengambil energi baterai.

3. Turunkan versi Google Maps.

Semakin diperbarui, Maps semakin pintar dan kaya fitur. Tentu pengguna akan dimudahkan pula. Masalahnya, hal tersebut yang membuat software semakin berat dan menjadikan baterai cepat lelah.

Maka tak ada salahnya menggunakan Maps versi lama. Asalkan kebutuhan pengguna hanya sebatas mencari alamat lewat layanan tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

7 Hewan Langka yang Jarang Sekali Terlihat

Bumi merupakan tempat yang luas untuk menampung segala jenis makhluk hidup. Dari mulai si kasat mata amoeba, hingga paus biru yang paling besar paus biru. Saking luasnya, masih banyak bagian bumi yang belum terjamah. via: animalmozo.com Misteri dalamnya laut dan segitiga bermuda saja belum terpecahkan. Tak hanya itu, ternyata masih banyak spesies binatang yang baru saja ditemukan dan kurang diekspos karena jumlahnya terlalu sedikit. Yuk, dilihat! The goblin shark | via: animalmozo.com The Goblin Shark . Jika goblin benar-benar nyata, mungkin kamu akan merasa itu adalah makhluk yang aneh. Namun, bagaimana dengan perpaduan antara goblin dan hiu? Mimpi buruk! The Goblin Shark hidup di kedalaman lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut. Jadi, kita takkan mendapatkan masalah selama tak menyelam terlalu dalam. The panda ant| via: animalmozo.com The Panda Ant . Jangan salah, sebenarnya ini adalah lebah betina tanpa sayap, loh! Lebah memang memiliki banyak spesoes. Leb...

Android N Bakal Meluncur Juni 2016

Android 6.1, yang merupakan kelanjutan dari seri Marshmallow, diprediksi bakal meluncur pada Juni 2016 mendatang. Salah satu fitur andalannya adalah menambahkan kemampuan split screen pada gadget. Timeline yang dimaksud bertepatan dengan ajang Google I/O yang memang diselenggarakan setiap tahun. Namun belum jelas apa nama yang akan digunakan, apakah tetap Marshmallow atau berlanjut ke nama baru berawalan huruf "N". Seperti dilansir dari Phone Arena, Kamis (17/12/2015), rumor mengenai adanya fitur split screen diketahui dari tim Pixel C yang hadir di acara Ask Me Anything (AMA) milik Reddit. Saat itu, Director for Consumer Hardware Google, Andrew owers menyebutkan bahwa mereka sedang mengerjakan Android N. Tepatnya, saat ini mereka mengerjakan pengembangan fitur split screen. Kendati demikian ada sejumlah rumor lain yang bertentangan dan berasumsi bahwa Android 6.1 akan tetap mencatut nama Marshmallow. Seperti diketahui, sepanjang riwayat Android, Google selalu me...

Kepala Buddha Ini Menyatu dengan Akar Pohon

Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Sebuah kepala patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Patung ini menjadi daya tarik tersendiri karena tidak ditemukan sisa bagian tubuh di sekitar pohon. (REUTERS/Jorge Silva) Wajah patung Buddha terlihat di antara akar pohon di kuil Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand Ayutthaya (25/12/2015). Patung kepala Buddha ini telah ada sejak Kerajaan Ayutthaya runtuh akhir abad ke-18. (REUTERS/Jorge Silva) Bulan purnama terbit di belakang candi Wat Mahathat, Ayutthaya, Thailand (25/12/2015). Kerajaan Ayutthaya terkenal dengan harta karun yang berlimpah dan memiliki banyak arca dan patung-patung Buddha. (REUTERS/Jorge Silva)