Akhir Oktober 2015 lalu, Toshiba mengumumkan secara resmi bahwa divisi sensor gambar CMOS miliknya bakal dibeli Sony. Kala itu belum jelas berapa nilai akuisisi yang disepakati kedua perusahaan.
Kini, proses akuisisi sudah resmi dilancarkan, sebagaimana dilaporkan TheVerge, Jumat (4/12/2015).
Bisnis sensor gambar Toshiba terbeli senilai 155 juta dollar AS atau setara Rp 2 triliun. Nilai itu lebih kecil ketimbang perkiraan nilai akuisisi yang beredar sebelumnya 165 juta dollar AS.
Dengan ini, pabrik, alat dan pekerja di divisi sensor gambar Toshiba beralih ke naungan Sony. Tepatnya pada divisi Sony Semiconductor Coorporation yang memang khusus memproduksi sensor gambar.
Transfer aset dan pekerja Toshiba ke Sony dijadwalkan rampung pada akhir Maret 2016 mendatang. Akuisisi ini menegaskan niatan Sony untuk mendominasi pasar sensor gambar.
Diketahui, sensor gambar Sony memang dipercaya kredibel oleh beberapa vendor kenamaan. Divisi itu pula yang cukup besar berkontribusi pada pendapatan Sony secara keseluruhan.
Beberapa vendor yang menggunakan komponen sensor Sony antara lain Apple, Google dan xiaomi. Terutama untuk produk-produk high-end vendor tersebut.

Comments
Post a Comment