Intel menghadirkan teknologi masa depan yang akan mempermudah manusia, RealSense memungkin komputer atau perangkat lainnya untuk mendeteksi gerakan tangan dan mampu memindahkan suatu benda lainnya. Tahun ini Intel Innovation Day 2015 kembali digelar di Jakarta Convention Center, Selasa (8/12/2015)
Di ajang Intel Innovation Day 2015, Intel juga memamerkan bagaimana teknologi dapat memberikan pengalaman baru yang menakjubkan dalam kehidupan sehari-hari. Sejumlah developer lokal memamerkan hasil karya mereka menggunakan teknologi terbaru Intel.
Ada video game dan claw machine yang berbasis inovasi lokal yang dibuat menggunakan Intel Kit Software Developer (SDK) oleh developer lokal Aulia Faqih, Intel Blackbelt Developer, yang semuanya dapat dimainkan dengan gerakan tangan lewat kamera Intel RealSense.
Faqih mengembangkan teknologi RealSense untuk pendidikan anatomi telapak tangan manusia, yang disebut Carpus Augmented Reality Anatomy. Saat telapak tangan didekatkan ke kamera, maka layar komputer akan merekam gerakan secara real time.
"Dengan teknologi RealSense, belajar jadi lebih mudah," Ujar Faqih
Selanjutnya kita bisa memerintahkan komputer untuk memperlihatkan seperti apa anatomi telapak tangan manusia, misalnya melihat struktur tulang dan sistem pembuluh darahnya.
Beberapa fitur yang ada di RealSense
Hand/Finger Tracking. Dapat mendeteksi 22 titik pada tangan dan jari sehingga dapat memantau gerakan tangan dengan detail, mengontrol perangkat dengan lambaian tangan.
Dunia dalam 3D. Intel menghadirkan kamera 3D RealSense, adalah kamera terintegrasi pertama yang melihat hampir seperti kita, sehingga aplikasi ini dapat memahami gerakan tangan dan kepala, bahkan ekspresi wajah.
Analisa Wajah. Dapat mendeteksi keberadaan wajah hingga fitur-fitur wajah seseorang. Ada 78 titik wajah yang dapat dideteksi untuk kemudian digunakan untuk mendeteksi gerakan pada wajah seperti tersenyum.
Pengenalan dan Sintesa Suara. Pengembang dapat membuat aplikasinya diinteraksikan dengan suara, selain itu juga RealSense dapat mendiktekan dan menterjemahkan teks ke suara dalam berbagai macam bahasa.
Segmentasi Latar. Fitur ini cocok digunakan untuk semacam video chat, karena dapat menghilangkan latar di belakang seseorang untuk kemudian diganti dengan objek lain.
Augmented Reality. Didukung di RealSense dan ditambahkan dengan kapabilitas informasi jarak dan bantuan dari Metaio (dikenal sebagai salah satu platform teknologi augmented reality (AR) yang populer saat ini)
Pemindaian dan Rekonstruksi 3D. Fitur aplikasi pengembang yang nantinya dapat memindai, mengubah, dan berbagai objek.
Melalui teknologi baru seperti Intel RealSense, Intel berharap bisa memberdayakan developer lokal, sistem integrator, dan para inovator, untuk mewujudkan ide-ide cerdas mereka.
Inovasi lokal merupakan pendorong penting untuk membawa Indonesia ke dalam era ekonomi digital yang maju dan berkembang.
“Kami percaya bahwa dengan memberdayakan para jenius yang kreatif dengan teknologi tepat, kita dapat membawa Indonesia ke tingkat berikutnya” Ujar Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia
Comments
Post a Comment