Awal 2015 ini, jagat internet dihebohkan dengan Google yang berganti nama menjadi Alphabet. Tepatnya, Alphabet jadi perusahaan induk yang dibentuk untuk membawahi beberapa perusahaan termasuk Google.
Karena induknya sudah bukan lagi Google, maka beberapa perusahaan di bawah Alphabet dikatakan akan berubah nama. Salah satu anak perusahaan Alphabet pun diumumkan telah resmi berganti nama.
Sebagaimana dilaporkan Statnews, Selasa (8/12/2015), perusahaan yang dimaksud adalah "Google Life Sciences" yang kini jadi "Verily". Perusahaan tersebut fokus pada pengobatan dan kesehatan berbasis teknologi.
Lalu, apa makna pergantian nama itu?
Jika serta-merta diartikan secara harafiah, "verily" berarti "secara benar" atau "secara pasti".
Menurut CEO Verily Andy Conrad, makna itu mampu menggambarkan visi dan misi perusahaan.
"Hanya lewat kebenaran kita bisa memenangkan hidup," kata Conrad.
Lebih lanjut, Conrad mengatakan perubahan nama tersebut juga mengindikasikan perubahan pola pikir perusahaan. "Dari reaktif ke proaktif, dari intervensi ke prevensi," ia megimbuhkan.
Diketahui, Google Life Sciences didirikan pada 2012 silam. Salah satu proyek tersohornya adalah kontak lensa untuk mengindikasi kadar glukosa pada air mata. Dengan begitu, kontak lensa tersebut mampu mendiagnosa diabetes pada penggunanya.
Selain itu, proyek-proyek lainnya juga didedikasikan untuk penelitian dan pengobatan beragam penyakit, dari kanker hingga gangguan mental.

Comments
Post a Comment